Kawasan di Salingka Danau Maninjau Agam kembali di hantam longsor,"Warga Galapung di Ungsikan - 24 inews

Breaking

Jumat, 22 November 2019

Kawasan di Salingka Danau Maninjau Agam kembali di hantam longsor,"Warga Galapung di Ungsikan

24 INEWS.COM- Maninjau kembali Longsor menghantam kawasan di salingka danau Maninjau.

Informasi dilokasi Bencana,tanah longsor tersebut yang disertai banjir besar terjadi Rabu,(20/11) sore, bahkan hingga malam ini, material longsor berupa batu, kerikil dan tanah masih terus turun dari pebukitan yang labil.

Akibat longsor dengan volume cukup besar itu menurut pantauan Kawasan Sumbar com. 10 rumah terdampak material dan 3 rumah diantaranya rusak parah dihantam longsor.

Lebih lanjut kejadian longsor  juga diinformasikan menimbun areal perkebunan dan tambak ikan milik warga bahkan ruas jalan di wilayah itu putus total ditimbun material longsor.

Sementar itu camat Tanjung Mutiara Handria Asmi, mengatakan kondisi di wilayah Galapuang, ruas jalan putus total dekat mesjid Istiqfar, rumah terdampak longsor sebanyak 10 unit, 3 rumah diantaranya tertimbun cukup parah oleh materil longsor berupa batu besar dan lumpur dan
masyarakat di lokasi rawan dan terdampak telah diungsikan ke lokasi yang lebih aman, termasuk di beberaoa titik yang berpotensi dilanda longsor di wilayah itu juga sudah diberi peringatan siaga,"katanya

Handria Asmi juga telah menjelaskan pihaknya bersama tim gabungan penanggulangan bencana tidak bisa menjangkau lokasi terdampak, karena ruas jalan yang tertutup longsor, sehingga pihaknya harus masuk dari arah Sungai Batang.



Ditambahkan Camat Tanjung Raya itu, kondisi saat ini di wilayah terdampak longsor, masih berbahaya, karena curah hujan masih tinggi dan kondisi gelap karena aliran listrik ikut terdampak longsor.

” Kita berharap, besok sudah bisa dilakukan penanganan, menggunakan alat berat untuk pembersihan material longsor yang memenuhi kawasan Galapuang itu, karena selain rumah warga, ruas jalan, areal pertanian dan tambak ikan warga ikut tertimbun tanah longsor ,” jelas Handria Asmi.



Musibah tanah longsor di wilayah Galapuang, yang termasuk dalam kawasan zona merah rawan bencana itu, sudah cukup sering terjadi, apalagi saat musim penghujan saat ini,namun dampak longsor yang terjadi lebih parah dibanding kejadian serupa tahun sebelumnya. Apalagi  penanganan masih sulit dilakukan karena hujan  sangat lebat dan gelap.,"terangnya

#Bode

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.24inews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius