DI PADANG PARIAMAN "OKNUM GURU CABULI MURID" - 24 inews

Breaking

Kamis, 27 Februari 2020

DI PADANG PARIAMAN "OKNUM GURU CABULI MURID"

Di Padang Pariaman "Oknum Guru Cabuli Murid" 
     Padang Pariaman - Pionir, Sikap ramah soarang siswa membuat hubungan antara guru dan murid cukup dekat. Namun, kedekatan tersebut sering disalah artikan oleh oknum guru tersebut, sehingga nekat menyetubuhi muridnya yang masih berusia 16 tahun.
    Ulah kelakuan oknum guru tersebut Kepolisian Resor Padang Pariaman, menangkap oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan guru kesenian di SMAN 1 Nan Sabaris JW (58) karena diduga menyetubuhi muridnya dengan diiming-imingi nilai yang bagus.
     Informasi ini diperoleh dari laporan orang tua korban pada 22 Februari lalu tentang persetubuhan yang dialami anaknya AST (16) dengan gurunya,” kata Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman AKP Emel di Parit Malintang kepada wartawan Rabu (26/2/2020).
    Emeil mengatakan setelah mendapatkan laporan pada Selasa (25/2), pihak kepolisian langsung menuju ke sekolah tempat pelaku mengajar. "Setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah kami pun membawa pelaku ke Mako Polres Padang Pariaman untuk meminta keterangan,” katanya.
     Dari pengakuan pelaku, bahwa sebelumnya dia sudah mempunyai hubungan dekat dengan korban, Kedekatan itu menurutnya hanya sebatas guru dan murid saja, namun ia menaruh hati yang berbeda terhadap sikap atau kebaikan korban terhadapnya.
    Awalnya, Korban menolak ajakan saya, namun saya tetap memaksa korban akhirnya korban hanya terdiam. Setelah puas melakukannya, saya pun meminta kepada korban  agar jangan membeberkan kejadian ini kepada siapapun, aku nya kepada penyidik kepolisian.
    Dia mengakui, bahwa cukup lama dia berniat ingin menggagahi korban, awalnya dia tergiur akan keindahan tubuhnya, tambah lagi dengan sikap korban terhadap dirinya yang cukup dekat, itu lah yang menambah keinginannya untuk menikmati tubuh muridnya tersebut. “Saya akui, karena sikap dia lah yang membuat saya ingin melakukan hubungan itu,” bebernya.
     Lanjut dia mengatakan, perbuatan asusila itu dilakukannya di dalam mobil milik nya di parkiran salah satu TK di Limpato Sungai Sariak yang tidak jauh dari kediamnnya.
      Sebelum melakukan aksi bejat tersebut korban terlebih dahulu di iming-imingi nilai bagus, dikasih uang jajan dan pelaku juga menjanjikan kepada korban akan dibelikan gawai.
   Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Korban Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak unit Rumah Perlindungan Sosial Anak Delima Kota Pariaman Fatmiyeti Kahar.
    Pihaknya sangat mengecam perbuatan oknum guru tersebut. Disamping itu pihaknya juga berjanji akan menggiring kasus asusila ini sampai tuntas.
     Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun, dan denda 5 miliar. (Firman Sikumbang)
x

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.24inews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius