Kenangan Sepanjang Massa Jendral Fakhrizal di Kalteng - 24 inews

Breaking

Jumat, 28 Februari 2020

Kenangan Sepanjang Massa Jendral Fakhrizal di Kalteng


24INEWS.COM - Merantau kata tak asing lagi bagi suku Minangkabau. Bahkan banyak pameo nan mengantarkan orang minang itu merantau.

Mulai, karantau madang di hulu babuah baguno balun. Marantau bujang dahulu di rumah paguno balun.

Lalu saat injakkan kaki di perantauan maka si minang itu pasti melakukan sesuai petuah minang lagi.

Jiko buyuang pai kalapau, Hiu beli belanak beli
Ikan panjang beli dahulu
Jiko buyuang pergi merantau
Ibu cari dunsanak cari
Induk semang cari dahulu.

Dua petuah itu sangat dimaknai oleh anak minang yang merantau termasuk Irjen Pol Fakhrizal.

Sebagai anggota Polri konsekuensi pindah tugas dan penugasan ke banyak daerah menjadi hal lumrah.

Tapi Irjen Pol Fakhrizal selalu sukses disetiap daerah tugasnya, sosok Fakhrizal disayangi masyarakat, seperti di Palangkaraya, saat Fakhrizal menjadi Kapolda Kalimantan Tengah.

Selain disenangi masyarakat asli kalimantan, Fakhrizal dibanggakan oleh perantau minang di Kalteng tersebut.

Fakhrizal juga  menyadari betapa dunsanak satu kampuang dengannya adalah orang yang kuat dan ulet menjalani kehidupan.
Potensi perantau di Kalteng membuat Fakhrizal harus meninggalkan ‘bakeh’ atau bekas sebagai anak minang.

Saat Kapolda Kalteng Fakhrizal menginisiasi sebuah properti tempat berkumpul dan bermusyawarah seperti balairuang di tanah minang.

Tiga tahun sejak persiapan, baru Januari 2020 bangunan bercorak minangkabau bercat putih terlihat megah berdiri di Kota Palangkaraya.

“Pak Fakhrizal yang meresmikan, ini tando kami baminang ado balairuang dengan corak gonjoang di Palangkaraya, sanang hati bisa maumbek rindu kampuang. (Ini tanda kami orang minang, ada balairung, dengan corak gonjong, senang hati, bisa mengobat rindu kampuang,red). Bangunan ini berkat bantuan moril dan materil dari Pak Fakhrizal,”ujar Tokoh Minang di Kalteng Jose Rizal, Jumat 28/2 dihubungi.

Bahkan saat tahu Irjen Pol Fakhrizal maju Cagub Sumbar berpasangan dengan Genius Umar sebagai Cawagub dari jalur perseorangan alias tanpa Parpol di Pilkada Sumbar 2020. Minang di tanah perantauan Kalteng pun bergiat, mereka tidak ingin Fakhrizal berjuang sendiri di Pilkada Sumbar.

“Kami doakan Pak Fakhrizal dan Pak Genius Umar lolos proses pencalonan sebagai calon perseorangan. Dan kami juga lewat informasi teknologi mengkampanyekan Pak Fakhrizal kepada dunsanak kami di kampung Sumbar,”ujar tokoh panutan sekaligus Ketua Orang Minang di Palangkaraya, Chairil.

“Kami dari jauh berjuang untuk Pak Fakhrizal, meminta agar keluarga kami di Sumbar untuak mendukung Pak Fakhrizal dalam Pilkada Sumbar 2020,”ujar Syofyan Sori diiyakan Jose Riza.

Fakhrizal yang tahu besarnya harapan sanak minang di Kalteng hanya bisa menunduk menahan haru dan berterima kasih.

Haru karena selama di Kalteng begitu banyak kenangannya bersama sanak seperantauan.

“Berterima kasih atas dukungan dan sokongan dunsanak ambo di Kalteng. Memang, jika kita jauh dari Sumbar yang pasti kita mencari kawan dan dunsanak minang dulu,”ujarnya Fakhrizal dihubungi.
(fgcenter/nov)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.24inews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius