Antisipasi Corona, M Fikar: Jangan Makan Yang Haram - 24 inews

Breaking

Selasa, 24 Maret 2020

Antisipasi Corona, M Fikar: Jangan Makan Yang Haram


24INEWS.COM - Salah satu upaya untuk mengantisipasi merebaknya wabah virus corona adalah jangan pernah memakan makanan yang diharamkan Allah SWT.

Sebab, bila larangan Allah diabaikan maka akan turunlah kemurkaan-Nya kepada manusia tanpa pandang bulu. Itulah yang terjadi dengan virus corona saat ini.

"Sebagai orang beriman kita harus yakin bahwa virus corona merupakan ciptaan Allah dan hanya kepada-Nya lah kita berlindung dan minta pertolongan," ungkap ustadz M Fikar, S.Ag, MM, MPd saat memberikan kuliah subuh di Masjid Al-Hijrah Jalan Delima Komplek Perumnas Belimbing, Kecamatan Kuranji,  Selasa (24/3/2020).

Pada kesempatan tersebut, Ketua BMPN (Badan Musyawarah Pembangunan Nagari) Pauh IX, Kuranji itu menyebutkan bahwa asal mula munculnya istilah virus corona itu adalah hasil penelitian salah seorang ilmuwan Mesir bernama Ali Muhammad Zaki, Phd.

Ketika itu ada seorang laki-laki berusia sekitar 60 tahun menderita penyakit dengan gejala sebagai berikut.

"Laki-laki tua itu awalnya menderita demam, batuk-batuk dan bersin dan badannya angek dingin. Lalu dibawa ke rumah sakit di Mesir dan tak lama kemudian meninggal," paparnya.

Selanjutnya, hasil observasinya terhadap pasien tersebut coba diteliti di sebuah lobor di Negeri Belanda. Disitulah didapat kesimpulan bahwa pasien yang meninggal di Mesir tersebut akibat terserang sebuah virus yang cukup mematikan yang disebut coronavirus.

"Lalu, kenapa di Wuhan Cina meledak kasus virus corona ini? Setelah diteliti lagi oleh ahli lagi, ternyata salah satu penyebab berkembang-biaknya virus cirona ini dari makanan yang diharamkan oleh Allah SWT. Seperti, anjing, babi, ular, kelalawar, harimau, kodok dan lain sebagainya," sambung Kepala SMP Muhammadiyah 7 Padang itu menjelaskan.

Nah, dari situlah asal-muasal munculnya virus corona yang telah membuat resah hampir seluruh umat manusia di muka bumi ini, termasuk di Indonesia. Parahnya, sampai kini belum ada pakar atau ahli kesehatan yang menemukan obat penangkal virus tersebut.

"Satu-satunya jalan bagi kita selaku umat muslim adalah selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT serta berusaha semaksimal mungkin menghindari segala hal yang dapat menyebabkan penularan virus corona tersebut," tukasnya mengingatkan. (MFC)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.24inews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius