Beralih dari BBM ke Listrik, Rezeki Petani Bantul Terus Mengalir di Lahan Pasir - 24 Inews

Breaking

Kamis, 09 September 2021

Beralih dari BBM ke Listrik, Rezeki Petani Bantul Terus Mengalir di Lahan Pasir



Ikut Program Electrifying Agriculture PLN, biaya pengairan petani di Bantul turun hingga 82 persen


24INEWS.COM - Pasir bukanlah media tanam yang umum dipakai untuk pertanian karena karakteristiknya yang kering dan tidak menyimpan air. Namun di tangan Kelompok Tani Pasir Makmur di Bantul Yogyakarta, pasir berhasil mereka olah sebagai media tanam. 


Keberhasilan ini tak lepas dari kreativitas Ketua Kelompok Tani Pasir Makmur Sumarna. Berbekal pompa berbahan bakar minyak, ia bekerja ekstra mengairi tanaman cabai dan sayuran miliknya agar dapat tumbuh. 


Kini Sumarna bisa semakin efisien dengan usahanya bercocok tanam dan dapat menambah rezeki yang mengalir. Biaya penggunaan energi untuk pompa pengairan pun turun hingga 82 persen berkat PT PLN (Persero) yang hadir melalui Program _Electrifying Agriculture_ “SUPER PANEN” . 


"Kami sangat mendambakan sekali kehadiran listrik PLN, karena sebelumnya biaya yang dikeluarkan sangat banyak. Apabila kami memakai pompa (BBM), untuk 1 hektar membutuhkan biaya Rp 85 ribu sekali siram, sedangkan pakai listrik PLN biayanya Rp15 ribu," ungkapnya. 


Sumarna menambahkan, tak hanya penghematan biaya yang diperoleh. Dengan mengikuti program _Electrifying Agriculture,_ para petani pun turut berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih hijau. Hal ini karena penggunaan listrik turut mengurangi emisi gas buang dan juga mengurangi polusi suara. 


Selain itu, PLN juga telah menyambungkan  listrik kepada 95 petani lainnya di Pasir Makmur, Bantul dengan total daya 134.300 VA. Ini merupakan salah satu upaya PLN untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui program _Electrifying Agriculture._


General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Irwansyah Putra mengatakan program _Electrifying Agriculture_ merupakan bagian dari semangat transformasi PLN. Khususnya untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang mudah, terjangkau dan andal untuk para pelaku usaha di bidang agrikultur. 


"Program ini bertujuan untuk membantu para petani mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan. Kami senang melihat keberhasilan petani dalam mengelola sawah mereka dengan memakai listrik PLN,” tuturnya. 


Irwansyah berharap, ke depan akan semakin banyak pelaku usaha di sektor pertanian yang beralih ke mesin atau peralatan berbasis listrik. 


Narahubung

Arsyadany G Akmalaputri 

Vice President Komunikasi Korporat PLN

Tlp 021 7261122

Facs 021 7227059


Sekilas Tentang PLN

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk untuk Solusi Energi. Electrifying Agriculture merupakan salah satu program yang dilaksanakan PLN untuk mendorong petani memanfaatkan teknologi guna meningkatkan produktivitas pertaniannya melalui energi listrik. Selain itu, Electrifying Agriculture juga diharapkan mampu mempermudah pengolahan infrastruktur pendukung pertanian, peternakan, dan perikanan. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (rel)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.24inews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius